• gbheader1
  • header
  • header2

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 1 PUNUNG | Beriman, Berilmu, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan | Terima Kasih Atas Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana tampilan website ini
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang
  Lihat

Statistik


Total Hits : 69156
Pengunjung : 30103
Hari ini : 17
Hits hari ini : 46
Member Online : 0
IP : 3.226.251.205
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Kontak Kami


SMP NEGERI 1 PUNUNG

NPSN : 20510974

Jl. Raya Punung - Pacitan Ds. Sooka Kec. Punung Kab. Pacitan 63553


info@smp1punung.sch.id

TLP : 0


          

Pemanfaatan Limbah Air Wudhu




Air merupakan kebutuhan makhluk hidup yang sangat penting. Tidak ada satu makhluk hidup yang bisa hidup tanpa air. Sebagian besar tubuh manusia yaitu 80% tersusun atas air. Air harus ada dalam setiap kehidupan. Dapat disimpulkan bahwa air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup di bumi ini.

Wudhu adalah membersihkan anggota badan untuk menghilangkan hadas kecil. Menurut istilah syariat, yaitu menggunakan air suci ke atas anggota tubuh tertentu yang telah dijelaskan dan disyariatkan Allah swt. Orang yang hendak melaksanakan sholat, wajib terlebih dahulu berwudhu karena wudhu menjadi syarat sahnya sholat (Rifa’I, 1976)

Umat Islam selalu mengerjakan sholat wajib lima waktu, yaitu shubuh, dhuhur, asyar, magrib, dan isyak. Bahkan tak jarang yang melakukan lebih dari itu. Mereka sering melakukan sholat-sholat sunah lainnya. Dalam mengerjakan sholat diwajibkan untuk bersuci terlebih dulu, salah satunya dengan berwudhu.

Wudhu dalam kehidupan merupakan hal yang biasa dilakukan sehari-hari. Selain dikerjakan sebelum melakukan sembahyang baik mengerjakan sholat maupun membaca Al-Qur’an juga biasa dikerjakan umat Islam untuk memulai aktifitas sehari-hari agar selalu menjaga kesucian dan mengendalikan perilaku.

Dalam sehari umat Islam minimal mengerjakan wudhu sebanyak lima kali yaitu ketika akan mengerjakan sholat. Pengerjaan wudhu harus dilakukan pada air yang mengalir. Hal tersebut bertujuan agar air yang digunakan dalam berwudhu merupakan air yang suci dari najis. Namun, kecenderungan orang-orang sekarang yaitu mereka berwudhu dan membiarkan air mengalir bahkan saat tidak dipakai, dalam artian ada jeda waktu yang dihabiskan ketika selang membasuh anggota tubuh dengan mengambil air di tangan. Bisa dibayangkan air yang terbuang dari kegiatan wudhu tersebut. Oleh karena itu, pemborosan air yang diakibatkan kegiatan wudhu sebaiknya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang bermanfaat bagi kehidupan makhluk lain, misalnya tumbuhan.

Pemanfaatan air limbah wudhu di SMPN 1 Punung digunakan untuk budidaya ikan lele dan penyiram tanaman, khususnya tanaman hias. Hal ini merupakan terobosan yang dilakukan oleh SMPN 1 Punung sebagai upayauntuk menghemat air bersih. Selain itu, program ini mengajarkan kepada warga sekolah untuk dapat menggunakan air secara bijaksana.Tidak hanya mengurangi limbah air di sekolah yang terbuang begitu saja, tetapi sekolah juga akan menghasilkan keuntungan yang banyak dari budidaya ikan lele dan tanaman hias.

Dengan demikian, kami mencoba memanfaatkan air bekas wudhu sebagai penyiram tanaman khususnya tanaman hias. Kami memilih tanaman hias sebagai objek penelitian karena skala penelitian yang masih dalam skala kecil. 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas